Pada kenyataannya kaktus yang begitu tajam akan menghasilkan sebuah bunga
Yang akan mekar pada waktunya
Dengan indah bunga itu berada pada badan kaktus yang sangat tajam
Namun mereka berdua terlihat begitu serasi layaknya pasangan sejoli
Apakah mereka adalah salah satu perumpamaan dari kita?
Dari semua lika liku kehidupan yang kini kita jalani?
Namun siapa kaktus nya dan siapa bunganya?
Apakah aku bunganya?
Nampaknya dalam kisah ini engkau bunganya
Aku adalah kaktusnya
Dalam cerita ini kau yang begitu menderita
Kau tak pantas menderita karena ku
Seharusnya aku saja yang menjadi bunga dan merasakan betapa tajamnya duri duri itu
Seharusnya bukan kamu yang terluka
Seharusnya aku saja yang terluka...
Maaf karena membawamu kedalam perih yang belum pernah kau rasakan sebelumnya
Maaf karena aku tak henti mengucap maaf
Namun hal yang perlu kau sadari adalah
Kau tidak sendiri
Aku disini
Untuk saat ini
Dan nanti
Bahkan jika tuhan meridhai, untuk selamanya
Salam,
Kaktus
Tidak ada komentar:
Posting Komentar